Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur KKN Kelompok 13 Bersama DKPP Kota Surabaya Salurkan 225 Bibit TOGA kepada Warga RW 01 Gunung Anyar Tambak

10/08/2026 | Umum

Surabaya, 2 Agustus 2026 – Mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur  yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Gunung Anyar Tambak melaksanakan program kerja berupa pembagian 225 bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada warga RW 01 Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kota Surabaya, pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh warga RW 01. Setelah kegiatan senam selesai, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah melalui budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan produktif. Materi sosialisasi juga mencakup manfaat serta cara menanam TOGA di pekarangan rumah.

Program kerja ini mendapat dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya melalui penyaluran sebanyak 225 bibit TOGA kepada masyarakat. Bibit yang dibagikan terdiri atas berbagai jenis tanaman, di antaranya Bayam Brazil, Kumis Kucing, Sambung Nyawa, Dandang Gendis, Patah Tulang, Adas, Mangkokan, Daun Katuk, Daun Afrika, Binahong Hijau, Binahong Merah, Pecut Kuda, Daun Ungu, Sambang Colok, dan Zigzag. Masing-masing tanaman memiliki manfaat sebagai tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan dalam menjaga kesehatan keluarga.

Antusiasme masyarakat RW 01 terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga mengikuti sosialisasi dengan aktif dan menyambut baik pembagian bibit TOGA. Seluruh bibit kemudian didistribusikan kepada warga RW 01 agar dapat ditanam dan dirawat di pekarangan masing-masing sebagai bentuk pemanfaatan lahan skala rumah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur KKN Kelompok 13 bersama DKPP Kota Surabaya berharap masyarakat semakin termotivasi untuk membudidayakan tanaman obat keluarga secara mandiri. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan keluarga, pelestarian tanaman herbal, serta optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.